• irigasi
  • Untitled 1 copy
  • tropika 5
  • kuliah umum agb 3
  • Untitled 11 copy
  • buka puasa
  • bmkg
  • Untitled 2 copy
  • IMG 20180725 WA0007
  • IMG 20180725 WA0005
  • Fakultas Pertanian Unimal BKS PTN 2016BKS PTN 2016

Founder Ayam Lepas Suparno Meyampaikan Kuliah Umum Agribisnis di UNIMAL

FAKULTAS Pertanian Universitas Malikul Saleh (Unimal), Aceh Utara  menggelar kuliah umum kewirausahaan dengan mengusung tema menciptakan mahasiswa dan sarjana agribisnis berjiwa entrepreneur. Kuliah tersebut diisi oleh pemateri tunggal Founder Ayam Lepaas, DS H. Suparno STP, Kamis 31 Oktober 2013. Menurut Suparno, untuk menjadi mahasiswa berjiwa interpreneur, mulai dari sekarang jangan pernah bermimpi menjadi pegawai negeri. Sebab, kalau bercita-cita menjadi pegawai negeri, maka bersiaplah menjadi pengangguran, karena formasi sedikit, tapi peminatnya banyak. Untuk menjadi sukses, 20 kali jatuh satu kali akan berhasil, dan sukses itu tidak butuh uang yang banyak, tapi mental yang kuat. “Seperti handphone, begitu habis baterai, dicharger lagi, begitu juga dengan kita dalam mengisi semangat kita,” ujar Presiden Gerakan Wirausaha Aceh (Gwach) tersebut.

Bila dibandingkan, luas lahan di Aceh yang berpenduduk empat juta jiwa, lebih luas dari pada provinsi lain di Indonesia yang memiliki penduduk puluhan juta seperti Jawa Timur, Jogja dan Jawa Tengah. Lalu kata Suparno, kenapa tidak dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dari bidang pertanian.

“Coba lihat sekarang, berapa banyak buah-buahan yang kita makan. Barang-barang yang kita pakai itu produk kita sendiri, hampir tidak ada, tusuk gigi saja diimpor, pentanyaanya, kapan maju kita?” tandas ayah dari lima anak tersebut.

Perjalanan seribu langkah itu dimulai dari langkah pertama. Artinya tidak ada kesuksesan besar tanpa dimulai dari hal yang kecil. “Setiap memulai sesuatu sudah pasti menemukan kerikil yang tajam, apakah kita akan berhenti begitu saja ketika mendapatkan satu masalah,” tambahnya lagi.

Sambungnya, jangan pernah mudah patah semangat dalam berwirausaha, tetapi hanya satu kata yang terus membuat sukses yaitu usaha, usaha, dan usaha.

Sementera itu Pembantu Rektor Unimal, Ferri Safriwardy ST, MT dalam sabutannya saat pembukaan berjanji mata kuliah kewirausahaan akan dijadikan kurikulum untuk setiap Fakultas di Unimal. Ia berharap apa yang disampaikan Suparno bisa menjadi modal bagi mahasiswa.

“Tujuannya supaya mahasiswa Unimal mampu membuka lapangan kerja ke depan,” ujarnya.

Kuliah umum tersebut diikuti lebih kurang 500 mahasiswa di Aula Rektorat Unimal. Mahasiswa sangat antusias mengikuti kuliah tersebut. Hal itu nampak ketika sesi pertanyaan banyak sekali yang mengangkat tangan ingin berdikusi langsung dan menanyakan kiat sukse ala Suparno.[atjehpost.com] (mrd)