Unimal Resmikan Edu-Ekowisata Alam Reulet, Koleksi Anggrek hingga Kucing Emas

launching Edu Ekowisata Alam Reulet

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (FP-Unimal) resmi meluncurkan Edu-Ekowisata Alam Reulet pada Selasa (9/9/2025), di kawasan Kampus Pertanian.  Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Utara.  Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Aceh Utara. Lalu, perwakilan Pertamina, Dekan, jajaran pimpinan Fakultas Pertanian, Kelompok Sadar Wisata, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian, Dr Baidhawi, SP, MP menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan kawasan Edu-Ekowisata.

Prodi Akuakultur Unimal dan DKPPP Lhokseumawe Adakan Latihan Pakan Ikan Mandiri

Humas Unimal

UNIMALNEWS| Lhokseumawe - Untuk meningkatkan kemandirian budi daya ikan dan efisiensi produksi budidaya, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Lhokseumawe bekerjasama dengan Program Studi Akuakultur Universitas Malikussaleh (Unimal)  menggelar pelatihan pembuatan pakan ikan mandiri di Laboratorium Nutrisi Ikan Fakultas Pertanian Unimal. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, (15 Juli 2025).

Unimal Kirim Dua Mahasiswa Ikuti KKN Kebangsaan di Makassar

Humas Unimal

UNIMALNEWS | Makassar - Universitas Malikussaleh (Unimal) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas mahasiswa melalui partisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII Tahun 2025. Pada kesempatan ini, Unimal mengirimkan dua mahasiswanya untuk mengikuti KKN Kebangsaan yang dilaksanakan oleh Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ekowisata Konservasi di Unimal Reuleut : Merak Lahir, Kampus Menetaskan Kehidupan

konservasi satwa

Kompasiana.com, Reuleut -- Sebuah momen membanggakan kembali hadir dari Kampus Reuleut, Universitas Malikussaleh. Untuk pertama kalinya, seekor merak betina berhasil menetaskan dua anak merak dalam kandang konservasi Edu Ekowisata Fakultas Pertanian. Peristiwa ini bukan hanya soal kelahiran satwa tetapi ini adalah bukti bahwa sains, kepedulian, dan kerja keras akademisi mampu menciptakan ruang hidup baru di tengah tantangan ekologis zaman. 

Dr. Baidhawi, Dekan Fakultas Pertanian Unimal, menyambut kelahiran ini dengan penuh bangga. "Ini bukan sekadar anak merak. Ini adalah anak-anak dari harapan, hasil dari kerja kolaboratif, dedikasi keilmuan, dan kecintaan kami terhadap alam. Kampus ini tak hanya mendidik mahasiswa, tapi juga melahirkan kehidupan," ujarnya, Sabtu (3/5/2025).

Fakultas Pertanian Tandatangani MoA dengan PT Tusam Hutani Lestari

PT Tusam Hutani

UNIMALNEWS | Reuleut – Fakultas Pertanian  melakukan penandatangan perjanjian kerjasama Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT Tusam Hutani Lestari, Jumat (2/5/2025).

Turut hadir pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Pertanian, Dr Baidhawi dan para jajarannya. Sementara dari pihak PT Tusam Hutani Lestari diwakili oleh Sofyan Alparis selaku Direktur Operasional Perusahaan di Kabupaten Aceh Tengah.

Baidhawi dalam sambutannya mengharapkan kerjasama ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan Fakultas Pertanian, baik dosen maupun mahasiswa.

"Untuk dosen kita dapat upayakan kolaborasi penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, untuk mahasiswa, jika mungkin kita dapat berkolaborasi dalam program magang, sehingga mahasiswa kami dapat melakukan magang di PT Tusam Hutani Lestari," jelasnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian, Dr Erniati menambahkan bahwa dalam implementasinya, mahasiswa nantinya dapat mengajukan magang pada perusahaan tersebut.

"Dosen juga dapat berkolaborasi dengan perusahaan dalam pegembangan penelitian dan teknologi pertanian untuk mewujudkan tujuan kerjasama ini, dari sisi lain dalam mengimplementasikan program kerja kerjasama yang telah disepakati ini, kita juga melibatkan masyarakat setempat dalam mengembangkan program ketahanan pangan bagi masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Sofyan Alparis mengharapkan kerjasama ini dapat mewujudkan pengembangan produksi pangan melalui perkebunan bagi masyarakat.

"Ini juga merupakan wujud mendukung program pemerintah Republik Indonesia “food estate” dalam mewujudkan swasembada pangan," pungkasnya. [zri]